Home » » Angka Penderita TBC di Sulsel Tinggi

Angka Penderita TBC di Sulsel Tinggi

Written By Aisyiyah Peduli on Sabtu, 01 Desember 2012 | 10.46


MAKASSAR – Jumlah penderita penyakit tuberculosis (TBC) di Sulsel masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, pada 2011, penderita penyakit menular ini mencapai 8.939 kasus.
Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 7.783 kasus. Kabupaten Takalar menduduki peringkat pertama dalam jumlah kasus dengan pertumbuhan penderita TBC di atas 109 %, menyusul Pare-pare 79%,Pinrang 75 %,disusul Makassar 70% dan terendah Kabupaten Luwu 33 % serta Jeneponto 36 %. Kepala Dinas Kesehatan Rachmat Latief mengatakan, tingginya jumlah penderita disebabkan beragam faktor seperti lingkungan tempat tinggal yang berpotensi menyebabkan penularan TBC.
Selain itu, minimnya pencahayaan di dalam rumah membuat penyakit itu mudah menyebar. Menurutnya, satu penderita TB mampu menular ke 10 orang. Sehingga jika bertemu penderita harus tertangani segera dengan baik sehingga tidak menularkan atau menimbulkan resistensi yang menyebabkan kematian. “TB itu penyakit rakyat dan untuk mengatasi maka kita juga harus mengatasi underline faktornya seperti kemiskinan, pendidikan dan sebagainya”,” ungkapnya dalam lokakarya Program Percepatan Kemajuan Menuju Akses Universal Terhadap Kualitas DOTS di Hotel Celebes Makassar, kemarin.
Faktor lain kata dia adalah faktor perilaku. Penderita HIV/AIDS sangat berisiko mengidap Tuberculosis. Kontribusi dari perilaku tidak sehat mencapai 5-10% setiap tahun serta terjadinya mal nutrisi. Untuk itu lanjut Rachmat, pihaknya senantiasa melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan baik dengan melakukan sertifikasi laboratorium kultur oleh WHO dan IMVS Adelide Australia (Lab supra Nasional) di Unhas, pengembangan TB Elektronik dengan sistem online yaitu sistem informasi terpadu (SITT). Upaya lainnya dalam penanganan TB adalah kerja sama dengan TNI dalam pengendalian khususnya pada wilayah daerah terpencil, perbatasan, dan kepulaun serta peningkatan peran serta masyrakat melalui ormas keagamaan seperti Asyiyah dan Muslimat NU.
“Dengan kerja sama ini kita berharap mampu menyentuh basis masyarakat, apalagi pengobatannya gratis sehingga angka penderita TB dapat diturunkan,” katanya Pada kesempatan tersebut, Ketua Program TB Round 10 PP LKNU Fauziyah M Asim mengatakan, untuk Kota Makassar,pihaknya sudah menyisir di 10 kecamatan antara lain Tallo, Bontoala, Mariso,Mannggala,Ujungpandang, danTamalanrea.
Dari kecamatan-kecamatan tersebut dibentuk kelompok masyarakat sadar TB yang menghasilkan 175 kader yang sudah terlatih, 92 pengawas menelan obat ({MO) dan menemukan penderita suspect 1234 orang dengan penderita positif 147 orang dan dinyatakan sembuh 100 orang. ● herni amir
(sumber: http://www.seputar-indonesia.com, Sunday, 09 September 2012)

Share this article :

Terpopuler

 
Bersama TB Aisyiyah Sulsel
Membangun Kemandirian Masyarakat Berantas Tuberculosis
Copyright © 2012 - 2017. Aisyiyah Peduli - All Rights Reserved