Home » » Keseriusan PMO, Percepat Penyembuhan TB

Keseriusan PMO, Percepat Penyembuhan TB

Written By Aisyiyah Peduli on Sabtu, 01 Desember 2012 | 11.46



Dukungan keluarga sangat penting bagi penyembuhan penyakit tuberculosis. Dan mereka dilibatkan sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO). 

Kehadiran Pengawas Menelan Obat (PMO) dalam proses penyembuhan penyakit TB sangatlah penting. Sebab faktor utama yang mendukung keberhasilan penyembuhan penderita penyakit tuberculosis paru yaitu ketaatan mereka mengonsumsi obat sesuai takaran yang ditetapkan.

PMO adalah mereka yang mengawasi penderita untuk mentaati aturan minum obat sesuai dengan yang dianjurkan. Karena selama ini, persoalan utama lambatnya proses penyembuhan salah satunya adalah ketidaktaatan penderita dalam mengkonsumsi obat yang diberikan.

Sarpiah (40), bertindak sebagai PMO pada kasus yang dialami adik kandungnya, Rahman (38), yang divonis menderita TB sejak juli 2011. Menurut Sarpiah, kasus adiknya ini merupakan yang pertama kali di keluarga mereka, sehingga belum ada pengalaman merawat penderita TB. Karena itu dirinya selalu mengkomunikasikan persoalannya dengan kader TB dari Aisyiyah.

Menurut Sarpiah, kehadiran Program TB dari Aisyiyah Sulawesi Selatan sangat dirasakan manfaatnya. Lewat agenda ini, ia dapat berkonsultasi setiap saat dengan para kader TB yang ada di Kecamatan Karuwisi. Sarpiah telah beberapa kali diundang Aisyiyah untuk menghadiri pelatihan menjadi PMO, informasi tentang peran penting PMO dalam membantu kesembuhan penderita TB ia peroleh di situ.

Dengan dibantu oleh Kalsum (38), salah seorang kader TB Aisyiyah Makassar, Sarpiah sangat optimis bahwa penyembuhan adiknya dapat berjalan dengan baik, menurut Kalsum, PMO ini betul-betul menjalankan program pengawasan kepada adiknya, sesuai dengan petunjuk pelatihan yang pernah diikuti. “Dia benar-benar bertugas mengawasi dan memberikan dorongan serta memastikan adiknya menelan obat secara teratur sampai sembuh, ujar Kalsum.

 Sarpiah mengatakan ada beberapa tugas utama yang harus dijalankan oleh PMO agar penderita bisa benar-benar sembuh. Diantaranya memberikan dukungan mental kepada penderita, mendorong agar penderita terus minum obat, mengingatkan penderita agar melakukan kontrol secara teratur, mengawasi keluhan dari penderita bila ada efek samping obat TB yang dikonsumsi, serta mengantar pasien ke Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) terdekat bila ada keluhan yang dirasakan.

Dengan menjalankan seluruh proses ini, Sarpiah sudah merasakan hasilnya, kini adiknya sudah dinyatakan sembuh dari penyakit TB yang diderita. Tinggal masa pemulihan, untuk kembali melakukan aktifitasnya sebagai buruh bangunan.

Sasliansyah 
Share this article :

Terpopuler

 
Bersama TB Aisyiyah Sulsel
Membangun Kemandirian Masyarakat Berantas Tuberculosis
Copyright © 2012 - 2017. Aisyiyah Peduli - All Rights Reserved