Home » » Tuberculosis, Deritanya Akan Berakhir

Tuberculosis, Deritanya Akan Berakhir

Written By Aisyiyah Peduli on Minggu, 23 Desember 2012 | 20.03


Rahman, salah satu penderita TB yang berhasil keluar dari jerat derita. TB bisa disembuhkan.

Senyum hangat tampak dari wajah Rahman (40), saat ditemui di rumahnya. Laki-laki yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini divonis menderita penyakit TB sejak Juli 2011. Kini sedang dalam masa pemulihan setelah delapan bulan terakhir tidak bisa beraktifitas akibat penyakit TB yang dideritanya.

Menurut pengakuan Sarpiah (48) PMO (Pengawas Minum Obat) yang juga kakak kandung Rahman, kondisi adiknya sudah jauh lebih baik. Ini bisa dilihat dari pertambahan berat tubuhnya yang perlahan kembali ke kondisi saat dia belum terinfeksi penyakit TB. Penyakit TB yang diderita membuat tubuhnya terlihat sangat kurus, tidak bertenaga, serta tidak dapat membantu keluarga mencari nafkah untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

Rahman beralamat di RW 3. RT. 03, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar. Pemukiman ini sangat padat dan kondisi lingkungan tidak bersih, sanitasi buruk, drainase bermasalah serta kurangnya kepedulian akan pentingnya menjaga kesehatan. Membuat wilayah ini sangat rentan pada penyebaran berbagai jenis penyakit, untuk TB sendiri wilayah ini menjadi salah satu daerah dengan suspek dan penderita terbanyak di Kota Makassar.

Keluarga Rahman sangat berbahagia, karena upaya mereka untuk memberikan pengobatan berjalan dengan baik. “Selama melewati masa pengobatan, Rahman mengikutinya dengan tertib dan tidak rewel, inilah yang membuat proses penyembuhannya dapat berjalan dengan baik dan lancar,”  ujar Sarpiah.

Diakui oleh pihak keluarga bahwa pengobatan Rahman sedikit terlambat. Keluarga baru mengetahui bahwa Rahman menderita penyakit TB setelah dua bulan menderita penyakit ini. Keterlambatan inilah yang membuat kondisi Rahman menjadi lebih parah, hal ini disebabkan ketidaktahuan keluarga pada jenis penyakit yang diderita, keterbatasan informasi yang diterima membuat pihak keluarga tidak cepat mengambil langkah pengobatan untuk Rahman.

Setelah dibawa ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, barulah diketahui bahwa Rahman positif menderita TB. Selama tiga hari Rahman dirawat di RSWS. Selanjutnya oleh pihak Rumah Sakit, Rahman di perbolehkan untuk pelayanan rawat jalan. Setelah itu untuk pengambilan obatnya sendiri dapat diambil di Puskesmas Karuwisi yang terletak tidak jauh dari lokasi rumahnya.

Selama 6 bulan, Rahman menjalani proses pengobatan yang sesuai dengan prosedur  bagi penderita TB, dengan didampingi oleh PMO dan kader TB dari Aisyiyah, Rahman mengalami kemajuan yang pesat, saat ini dirinya sudah dapat kembali menikmati kesehatan yang tidak dirasakannya selama 8 bulan terakhir. Pihak keluarga sangat menyadari bahwa ini semua berkat bantuan pendampingan dari kader TB Aisyah dan UPK Puskesmas Karuwisi.

 Sasliansyah Arfah











Share this article :

Terpopuler

 
Bersama TB Aisyiyah Sulsel
Membangun Kemandirian Masyarakat Berantas Tuberculosis
Copyright © 2012 - 2017. Aisyiyah Peduli - All Rights Reserved