Home » , » Aisyiyah Sulsel Peringati TB Day dengan Berbagai Kegiatan

Aisyiyah Sulsel Peringati TB Day dengan Berbagai Kegiatan

Written By Aisyiyah Peduli on Rabu, 23 Maret 2016 | 01.34


Makassar- Peringatan Hari Tuberculosis (TB) se-Dunia atau Word TB Day,  yang jatuh setiap tanggal 24 Maret, oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sulawesi Selatan, pada tahun 2016 ini akan dilakukan di delapan Kabupaten/Kota se-Sulsel dengan berbagai kegiatan untuk mengingatkan warga dunia akan ancaman kuman TB. Kedelapan Kabupaten/Kota itu antara lain Makassar, Parepare, Gowa, Wajo, Sidrap, Pinrang, Jeneponto, dan Soppeng.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Kesehatan PW Aisyiyah Sulsel, Junaeda Rasyad, saat ditemui di Gedung Aisyiyah Sulsel, Jl Jend M Yusuf, Rabu (23/03) sore.
Adapun bentuk kegiatan yang akan dilakukan, adalah Pameran Community TB Care ‘Aisyiyah, Talk show di Media, Kampanye melalui sosial media, serta acara puncak dilakukan melalui Publik Event yang akan dipusatkan di Kabupaten Bantaeng dengan melibatkan komunitas dan pengambil kebijakan. Melalui kegiatan puncak itu, bersamaan juga akan dilakukan jambore kader TB se-Sulsel. Kegiatan itu sendiri akan mulai digelar pada 24 Maret hingga 24 April 2016, dengan tema peringatan “ Gerakan Bersama Indonesia Bebas TB”.
Menurut Junaeda, perhatian ‘Aisyiyah dalam penanggulangan TB ini memang menjadi program unggulan ‘Aisyiyah bidang kesehatan sejak diamanatkan pada Muktamar ke 46 di Yogyakarta tahun 2010.
“Bagi Aisyiyah peringatan Hari TB Se-dunia ini menjadi momen untuk menata perjalanan program ini untuk setahun kedepan. Hari TB Se-Dunia tahun 2016 ini adalah tahun keenam perjalanan program sebagai Principal Recipient . Dalam enam tahun ini pula, Community TB Care ‘Aisyiyah menjadi agen penggerak untuk mendorong percapaian penanggulangan TB di Indonesia,” katanya.
Saat ini, sambung Junaeda, masalah TB MDR, TB HIV juga TB Diabetes menjadi ancaman pada upaya mengurangi penyebaran dan kematian akibat TB.
“Berdasarkan  data WHO 2015 bahwa di Indonesia terdapat Insidens TB 100.000 penduduk, dengan angka kematian 399  orang yang terjangkit TB. Dari jumlah tersebut, 41 orang per 100.000 penduduk meninggal setiap tahun, atau dari setiap 2439 orang Indonesia ada satu orang yang meninggal setiap tahunnya,” ujarnya menambahkan.
Koordinator Program TB Aisyiyah Sulsel, Wahriyadi, mengatakan bahwa melalui peringatan TB Day tahun 2016, Aisyiyah ingin mengajak berbagai elemen masyarakat untuk selalu waspada dengan masalah TB serta bersama-sama memerangi penyakit tersebut.
“Masyarakat bisa terlibat dengan mendorong penderita TB yang ada di lingkungan masing-masing agar mau berobat ke Puskesmas terdekat, apalagi obatnya gratis. Disamping itu masyarakat juga bisa turut menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan TB. Tujuan kita suatu saat tak ada lagi manusia yang terjangkit bahkan meninggal akibat kuman TB,” jelasnya.
Share this article :

Terpopuler

 
Bersama TB Aisyiyah Sulsel
Membangun Kemandirian Masyarakat Berantas Tuberculosis
Copyright © 2012 - 2017. Aisyiyah Peduli - All Rights Reserved