Home » , » Peringati TB Day 2017, Aisyiyah Sulsel Geliatkan Edukasi Penyakit TB di 11 Daerah

Peringati TB Day 2017, Aisyiyah Sulsel Geliatkan Edukasi Penyakit TB di 11 Daerah

Written By Aisyiyah Peduli on Kamis, 23 Maret 2017 | 19.22


MAKASSAR- Hari Tuberculosis (TB) se-Dunia atau Word TB Day, yang jatuh setiap tanggal 24 Maret, dijadikan momentum pleh Aisyiyah dalam merefleksi gerakan mereka terhadap penaggulangan penyakit menular tersebut. Terus bergerak sebagai misi kemanusiaan untuk memutus mata rantai TB adalah prinsipnya.

"Penanggulangan TB ini memang menjadi program unggulan ‘Aisyiyah bidang kesehatan sejak diamanatkan pada Muktamar ke 46 di Yogyakarta tahun 2010. Hari TB Se-Dunia tahun 2017 ini adalah tahun ketujuh perjalanan program sebagai Principal Recipient Aisyiyah, dimana dalam tujuh tahun ini, Community TB Care ‘Aisyiyah menjadi agen penggerak untuk mendorong percapaian penanggulangan TB di Indonesia ,” terang Ketua Majelis Kesehatan PW Aisyiyah Sulsel, Junaeda Rasyad, saat ditemui di Gedung Aisyiyah Sulsel, Jl Jend M Yusuf, Jum'at (24/3/2017).

Junaeda melanjutkan, bahwa saat ini masalah TB MDR dan TB HIV juga menjadi ancaman serius pada upaya mengurangi penyebaran dan kematian akibat TB. “Berdasarkan data WHO 2016 bahwa terdapat 100.000 orang meninggal di Indonesia karena kuman Tuberculosis atau sekitar 274 orang setiap harinya, ini  fakta yang jelas sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, sambung Junaeda, momentum peringatan TB Day 2017 ini dapat menjadi refleksi atas segala usaha penaggulangan TB di masyarakat. Peringatan TB Day Aisyiyah sendiri dilakukan di sebelas Kabupaten/Kota se-Sulsel dengan berbagai kegiatan edukatif di masyarakat. Adapun sebelas Kabupaten/Kota itu antara lain Makassar, Parepare, Gowa, Wajo, Sidrap, Pinrang, Jeneponto, Soppeng, Sinjai, Enrekang, dan Maros.

Sementara itu, Koordinator Program TB-HIV Care Aisyiyah Sulsel, Wahriyadi, mengatakan bahwa melalui peringatan TB Day tahun 2017, pihaknya ingin mengajak berbagai elemen masyarakat untuk selalu waspada dengan masalah TB serta bersama-sama memerangi penyakit tersebut.

“Masyarakat kita ajak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan TB. Disamping itu, masyarakat juga bisa terlibat bila menemukan penderita TB yang ada di lingkungan masing-masing agar mau berobat ke Puskesmas terdekat, obatnya juga gratis. Tujuan kita suatu saat tak ada lagi yang terjangkit bahkan meninggal akibat kuman TB,” jelasnya.

Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan Aisyiyah, tambah Wahriadi, adalah ketuk pintu minimal 1400 rumah disetiap kab/kota, Talk show di Media, kampanye melalui sosial media, serta acara puncak dilakukan melalui Publik Event yang melibatkan komunitas dan pengambil kebijakan. Peringatan TB Day ini sendiri telah digelar sejak awal Maret hingga 24 April 2017 mendatang.
Share this article :

Terpopuler

 
Bersama TB Aisyiyah Sulsel
Membangun Kemandirian Masyarakat Berantas Tuberculosis
Copyright © 2012 - 2017. Aisyiyah Peduli - All Rights Reserved